Senin, 24 September 2012

Home » » Benda mati menjadi benda hidup

Benda mati menjadi benda hidup


Secara umum kita akan menjawab, bahwa benda hidup itu memerlukan makanan, bernafas, dll, sementara benda mati tidak bisa melakukannya. Jawaban tersebut benar, tapi menurut saya kurang fundamental. Saya lebih suka menggunakan deskripsinya Dawkins, bahwa benda hidup adalah kompleksitas yang memiliki sistem dan secara relatif, mandiri terhadap sistem semesta serta dapat memperbanyak diri. Bukan berarti benda hidup ini lepas dari sistem alam lho ya, tapi dia bisa ‘menentang’ sampai beberapa level/kategori. Misalnya anda melempar burung Merpati dan batu ke udara, maka, berbeda dengan batu, burung Merpati yang anda lempar tidak akan jatuh begitu saja mengikuti gravitasi, tetapi akan mengepakkan sayap untuk mempertahankan dirinya dari benturan dengan tanah ‘melawan’ hukum gravitasi.
Lalu, bagaimana kita bisa menjelaskan, sesuatu yang kompleks, bersistem, dan relatif mandiri tersebut muncul di bumi ini? Apakah ada alien yang memanipulasinya? Atau makhluk tersebut muncul dari proses alami yang ada di bumi saja? Ini adalah pertanyaan pertama.
Alien adalah variabel yang sama sekali tidak bisa diandalkan, maka akan lebih logis bila kita memikirkan kemungkinannya dari unsur-unsur yang ada di planet bumi. Bila sudah demikian kita akan lanjut ke pertanyaan kedua, bagaimana mekanisme pembentukan makhluk hidup berlangsung?
Kita mungkin bisa mengambil batu dan mengamatinya bertahun-tahun, tapi toh, di batu tersebut tidak muncul burung merpati. Ya kan? Kita mungkin mendapati lumut dan makhluk-makhluk kecil lain, sehingga dari pengamatan singkat itu, kita akan mengatakan bahwa lumut (benda hidup) berasal dari batu. Jangan menertawakan! Inilah kurang lebih yang disebut generatio spontannae, kesimpulannya sesuai pengamatan, tetapi standar metodenya jelas tidak akurat. Meskipun demikian generatio spontannae setidaknya telah mendasarkan dirinya pada pengamatan empirik. Dan ini penting.
Setelah generatio spontannae, kita juga mengenal biogenesis, bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup saja. Sampai beberapa langkah, jelas biogenesis mencerminkan fenomena biologis pada umumnya. Tapi biogenesis sama sekali tidak menjawab bagaimana mekanisme pembentukan makhluk yang mampu memperbanyak diri (mem-biogenesis) tersebut muncul di semesta.
Asumsi untuk menjawab pertanyaan ini, mungkin bisa dilakukan dengan membandingkan keadaan di bumi dan di planet-planet lain yang tidak memiliki makhluk hidup. Artinya pasti ada sesuatu yang spesifik di bumi dan dalam kondisi tertentu saja yang menjadikannya kaya akan makhluk hidup bukan?
Silahkan pikir sendiri! :)
Kita lanjut ke masalah ketiga, bagaimana rupa makhluk pertama tersebut? Apakah sudah merupakan makhluk yang sangat kompleks seperti Merpati atau malah lebih sederhana daripada bakteri?
Jelas akan lebih logis memilih opsi kedua. Mengapa demikian? Karena chance terjadinya perubahan dari unsur-unsur bumi sehingga menjadi Merpati adalah luar biasa kecil dibanding munculnya bakteri. Singkatnya Merpati memiliki ke-kompleks-an yang terlalu tinggi untuk ‘kebetulan’ terjadi di alam secara langsung. Mengingat teori evolusi, bahwa perubahan yang terjadi pada makhluk hidup adalah hasil dari proses kumulatif variasi-variasi yang ada, maka pastilah makhluk hidup pertama adalah makhluk hidup yang sederhana.
Lalu seperti apa makhluk hidup paling sederhana itu? Hal yang paling fundamental saja dari system yang kita ketahui sebagai makhluk hidup saat ini: mampu mereplikasi diri. Kemampuan replikasi adalah kemampuan yang mutlak diperlukan untuk memperbanyak keturunan sehingga suatu saat akan menghasilkan mutasi yang menyebabkan variasi. Meski
Rangkuman
Pada intinya, kita sudah mengerti bahwa :
1. Ada dua kemungkinan terciptanya makhluk hidup di bumi: campur tangan makhluk luar dan proses alamiah bumi sendiri. Proses campur tangan makhluk luar (katakanlah Alien) sama sekali tidak bisa diandalkan sebagai variabel, sehingga pilihan jatuh ke opsi II : proses alami bumi.
2. Mekanisme pembentukan makhluk pertama membawa kita pada fakta adanya perbedaan kondisi khusus di bumi yang menyebabkan terbentuknya makhluk hidup.
3. Makhluk pertama pastilah makhluk yang sederhana dan memiliki kemampuan basic replikasi diri.


Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/earth-sciences/2319421-http-www-kompas-com/#ixzz27OoPa3A5
Share this games :

0 komentar:

Poskan Komentar